Jumat, 23 Desember 2011

PROMOTING PRIMARY AND SECONDARY MATHEMATICAL THINKING THROUGH THE SERIES OF SCHOOL-BASED LESSON STUDY ACTIVITIES By Dr. Marsigit, M.A



Reviewed by Nurul Husnah Mustika Sari (http://nurul-husnah.blogspot.com/)
Nim: 09301241027

Berdasarkan KTSP, pendidikan matemtika pada tingkat dasar dan menengah harus dapat mendorong siswa untuk dapat berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, kreatif, serta dapat bekerja sama dengan orang lain. Pembelajaran rmatematika yang realistik dan kontekstual sangat dianjurkan untuk dikembangkan oleh guru untuk mendorong berpikir matematis pada pendidikan dasar. Kurikulum menyatakan tujuan proses belajar mengajar pendidikan matematika adalah:
a.       Untuk memahami konsep matematika, menjelaskannya, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah
b.      Mengembangkan kemampuan berpikir mengenai pola serta karakteristik matematika, memanipulasinya dalam rangka untuk menggeneralisasiakn dan untuk membuktikan dan menjelaskan ide dan preposisi matematika
c.       Mengembangkan kemampuan pemecahan masalah yang meliputi memahami masalah, membuat model matematika, memecahkanya dan memperkrakan hasil
d.      Mengkomunikasikan ide matematika menggunakan simbol, tabel, diagram, dan media lainnya.
e.      Mengembangkan apresiasi kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari, rasa ingin tahu, konsiderasi dan keinginan untuk belajar matematika secara percaya diri.
Serangkaian kegiatan lesson study merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh sekelompok guru untuk meningkatkan kemampuan berpikir matematika siswa. Pengalaman membuktikan bahwa guru dapat menggunakan lesson study untuk meningkatkan kemampuan berpikir matematis. Langkah-langkah mengembangkan lesson study di sekolah antaralain:
a.       Merekrut guru
b.      Fokus pada pendekakan dan aspek berpikir matematis
c.       Merencanakan lesson study
d.      Menyiapkan observasi
e.      Mengajar dan mengobservasi pembelajaran
f.        Refleksi
Tujuan kegiatan lesson study yang dilaksanakan pada kelas empat sekolah dasar adalah mendorong siswa untuk memahami dan menggunakan faktor dan kelipatan bilangan untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan konsep Kelipatan persekutuan terkecil (KPK). Pemikiran siswa mengenai konsep KPK dipengaruhi oleh hubungan konsep ini dengan konsep yang sideplajari sebelumnya seperti konsep bilangan faktor dan hubungan yang real dengan kehidupan sehari-hari
Tujuan khusus pembelajaran mengenai volume kubus dan balok pada kelas 5 SD adalah menemukan volume serta menggunakannya pada masalah sehari-hari yang berhubungan dengan konsep itu. Siswa merasa kesulitan untuk menghitung sisi kerucut. Untuk mengatasinya, siswa bertanya kepada guru maupun teman sekelasnya.Tujuan pembelajaran mengenai luas silinder, kerucut dan bola pada kelas 8 adalah memahami karakteristik silinder, kerucut, bola, dan menentukan ukurannya. Siswa memanipulasi model silinder tegak, bola, dan kerucut lingkaran tegak untuk mengidentifikasi komponen-komponennya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar